Melalui Anggaran Desa, Pemdes Mekar Jaya Suport Program Pokdarwis Aiba Membangun Jembatan Mangrove

DESA MEKAR JAYA – KIM Mekar Jaya. Pemerintah desa Mekar Jaya kecamatan Bunguran Barat kabupaten natuna dukung penuh program Pokdarwis Aiba membangun destinasi wisata yang sudah dimulai Agustus tahun lalu. Dengan memanfaatkan Dana Desa tahun anggaran 2019 ini, pemdes kucurkan dana sebesar Rp.341.147.900,00 untuk membangun 800 meter jembatan sebagai lanjutan pembangunan yang sudah dimulai secara swadaya oleh masyarakat yang tergabung dalam Pokdarwis Aiba sebelumnya.

Muhamad Isa selaku kades Mekar Jaya mengungkapkan program ini didukung sebagai upaya meningkatkan perekonomian desa melalui industri pariwisata di desa yang dipimpinnya saat ini.

“Membangun destinasi wisata di desa Mekar Jaya merupakan ide kreatif dan inovatif yang wajib kita dukung bersama, mengingat dampaknya bagi ekonomi masyarakat sangat besar jika dikelola dengan baik dan profesional”. Ungkap kades.

Beliau sangat menaruh harapan yang sangat besar, dengan kucuran dana yang tergolong besar ini agar membawa impact positif bagi Pokdarwis dan masyarakat umumnya. Dalam proses pembangunan sendiri, terbukti mampu berdayakan masyarakat lokal, mulai dari pengadaan bahan hingga pengerjaan semua bersumber dari masyarakat desa sendiri.

“Alhamdulillah masyarakat sangat terbantu dengan proyek jembatan mangrove ini, dari anggaran ini yang kami belanjakan di luar hanya paku dan baut saja, selebihnya bersumber dari masyarakat”. Jelas Syukur, selaku ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Lebih lanjut TPK menjelaskan bahwa proyek yang sudah dimulai sejak tanggal 13 April lalu, menunjukkan progres yang sangat baik. Hingga hari ini hampir 250 meter yang sudah selesai kami kerjakan. Dan tidak ada hambatan selama pengerjaan.

Sebagai ketua Pokdarwis Aiba, Harjono menyambut gembira dukungan nyata dari pemerintah desa Mekar Jaya ini. Dengan dukungan dari semua pihak, tentu akan mempercepat terwujudnya destinasi wisata yang kita cita-citakan di desa ini.

“Dengan dukungan dari semua pihak, termasuk Pemerintah desa, kami yakin terwujudnya destinasi wisata mangrove seperti yang kita cita-citakan akan segera terwujud dengan cepat dan akan bisa dinikmati oleh semua orang”. Jelas Jono.

Kemudian dia juga menjelaskan dengan kondisi hari ini saja hampir tiap minggu lokasi ini sudah ramai dikunjungi. Beliau juga sangat yakin dengan selesainya semua fasilitas yang sudah direncakan sebelumnya seperti Crab Resto yang juga lagi proses pengerjaan saat ini yang nantinya akan menyajikan kuliner khas kepiting, distinasi ini akan menjadi salah satu destinasi pilihan di Natuna.

Ahd